Aku Sangat Merindukanmu
Ya, kerinduan yang begitu menghunjam.Kerinduan yang rasanya tak akan bermuara lantaran sosok yang dirindu tak lagi nyata. Hanya mampu menggali kembali ingatan tentang segala pikir, ucap dan tindak bijaknya. Hanya mampu mengenang segala tetes air mata dan cucuran keringatnya yang tak menuntut balas. Atas segala pengorbanan dengan jiwa tulusnya, atas tauladan yang dilakukannya, atas kasih sayangnya yang seakan tak berbatas, kerinduan ini menggeliat. Semakin lama kau meninggalkanku, semakin tersiksa batinku karna merindukanmu. Seandainya kau tau apa yang aku rasakan saat ini, apakah kamu mau menemuiku sekalipun kau berada di tempat yang jauh….? Kasih…….! Sungguh aku tak sanggup lagi menanggung hidup ini dengan sendirian, aku butuh seorang pendamping untuk menemaniku dalam hidup ini. Apakah kamu tega melihatku dalam keadaan tersiksa karena merindukanmu….? Aku tak tau lagi apa yang harus aku tulis dalam Web ini. Sekarang aku dalam keadaan lemah, bagaikan orang yang tak pernah makan dan minum. Saat ini aku bisa merasakan, betapa sakitnya ditinggal sang kekasih hati. Meskipun kau bukan kekasih pertamaku, tapi kau kekasih terakhirku. Maukah kau mengulanginya dari awal lagi….? Aku berjanji padamu, aku takkan menyakiti hatimu lagi, dan aku takkan mengecewakanmu, Aku akan menjagamu selama kau mau menerima aku sebagai kekasihmu…..! Hanya itu yang bisa aku tulis saat ini. Aku berharap kau suatu saat kau mau menerimaku lagi.